Kabar dari "Lomba"
Tampilkan postingan dengan label Lomba. Tampilkan semua postingan
Blog Bermuatan Media Informasi Bagi Guru Matematika SMA, Siswa dan Umum
Generasi muda sebagai penentu bangsa harus memiliki bekal yang cukup. Dalam hal ini, bekal pendidikan dan kesehatan prima menjadi salah satu kunci utamanya. Kondisi kesehatan dan kesejahteraan generasi muda yang berkualitas akan menciptakan generasi produktif yang diharapkan bisa membawa perubahan positif bagi masa depan bangsa dan negara. Begitu juga dengan pendidikan. 
KOMPETISI BLOG KOMPASIANA
Sumber Foto: http://assets-a2.kompasiana.com/items/album/2016/08/01/bumiputera-blog-competition-579f175cce92737e2da8ddab.png?t=o&v=760
Sebagai perusahaan asuransi jiwa nasional pertama, Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 menyadari pentingnya perlindungan kesehatan dan perencanaan pendidikan bagi para generasi muda. Untuk terus mengedukasi pentingnya bekal bagi generasi muda penerus bangsa, Bumiputera bekerja sama dengan Kompasiana dalam menggelar Kompasiana Nangkring dengan tema besar “Kekuatan Anak Bangsa”akan diadakan di beberapa kota besar di Indonesia. Namun di setiap kota yang menjadi tempat terselenggaranya acara Nangkring, akan mengusung sub tema yang berbeda-beda. 

Rangkaian periode 1 telah digelar di kota Hotel Santika Premier Yogyakarta pada Sabtu 30 Juli 2016 lalu. Setelah acara Nangkring, Kompasianer diajak untuk ikutan blog competition dengan tema yang sama. Untuk ikutan, simak rincian syarat dan mekanisme berikut.

SYARAT & KETENTUAN

  • Peserta telah terdaftar sebagai anggota Kompasiana. Jika belum terdaftar, silakan registrasi terlebih dahulu di sini.
  • Tulisan bersifat baru, orisinal (bukan karya orang lain atau hasil plagiat), dan tidak sedang dilombakan di tempat lain. 
  • Konten tulisan tidak melanggar Tata Tertib Kompasiana. 
  • Tulisan tidak mengandung unsur SARA atau berisikan informasi negatif mengenai sebuah merek, produk, jasa, layanan, lembaga, atau individu. 
  • Artikel dengan tingkat keterbacaan tinggi akan mendapatkan nilai lebih. 
  • Peserta wajib share karya tulis melalui akun Facebook dan Twitter pribadi, dan mencantumkan URL/id akun Facebook dan Twitter di akhir tulisan. Jangan lupa untuk menyetel akun/status untuk publik atau tidak dikunci.

MEKANISME 

  • Tema Lomba: Merencanakan Pendidikan Anak 
  • Periode Lomba: 1 – 14 Agustus 2016 
  • Peserta wajib mencantumkan label: Bumiputera dalam tiap tulisan. 
  • Tulisan yang tidak sesuai dengan ketentuan dan tema lomba tidak bisa diikutkan lomba. 
  • Tulisan artikel berupa ulasan atau pengalaman tentang pentingnya memiliki perencanaan pendidikan bagi generasi muda/putra-putri. 
  • Dalam artikel yang ditulis boleh memaparkan ulasan atau pengalaman dalam menggunakan produk asuransi lain, tetapi tidak boleh menyebutkan merek asuransi selain Bumiputera. 
  • Tulisan wajib mencantumkan kata "Kekuatan Anak Bangsa" dalam tulisan. 
  • Kriteria penilaian pemenang bisa dilihat langsung di halaman penilaian karya lomba.
  • Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat. 
  • Pemenang akan diumumkan 14 hari kerja setelah periode lomba usai.

HADIAH

Pemenang I : uang tunai sebesar Rp3.000.000,00 
Pemenang II : uang tunai sebesar Rp2.000.000,00 
Pemenang III : uang tunai sebesar Rp1.000.000,00 

Sumber:

http://www.kompasiana.com/kompasiana/update-blog-competition-membangun-kekuatan-anak-bangsa-periode-1_579f1886b67e61c51591bdca


Blog Bermuatan Media Informasi Bagi Guru Matematika SMA, Siswa dan Umum

Anak Indonesia memerlukan inspirasi positif dari berbagai sumber untuk menjadi generasi unggul, antara lain, cerita anak. Pesan dalam cerita anak seyogianya mampu membuat anak tidak hanya berwawasan global nan modern, tetapi juga berwatak luhur selaras dengan kearifan budayanya. Gagasan tentang nilai kebaikan yang terwujud dalam adat istiadat, pepatah petitih, permainan tradisional, dan warisan budaya takbenda lainnya merupakan khazanah kearifan lokal yang sangat berharga untuk dimanfaatkan sebagai bahan cerita anak. 

Sehubungan dengan hal itu, guna menyediakan prasarana penghargaan bagi guru yang berprestasi dalam penulisan karya sastra, Pusat Pembinaan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa memberikan peluang dan tantangan bagi guru untuk mengangkat kearifan lokal menjadi bacaan bermutu yang sesuai dengan kebutuhan anak Indonesia melalui Sayembara Penulisan Cerita Anak Berbasis Kearifan Lokal.


Peserta:

Peserta sayembara ini adalah guru sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiah (MI) serta guru lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) di seluruh Indonesia.

Penulisan Naskah:


  1. Cerita berbentuk prosa dan menggunakan bahasa Indonesia.
  2. Isi cerita sesuai untuk anak berusia 4 – 10 tahun.
  3. Tema cerita sesuai dengan kekinian, tidak mengandung unsur pornografi dan radikalisme, serta tidak berpotensi menimbulkan konflik suku, agama, ras, dan antargolongan.
  4. Cerita mengangkat kearifan lokal, tetapi tidak bersumber dari cerita rakyat.
  5. Cerita harus asli (bukan saduran atau terjemahan), belum pernah diterbitkan atau dipublikasikan, dan tidak sedang diikutsertakan dalam lomba apa pun.
  6. Naskah cerita memuat 2.500-3.000 kata serta diketik dengan menggunakan kertas ukuran A-4; huruf Tahoma berukuran 11; spasi 1,5; dan satu sisi halaman (tidak bolak-balik).
  7. Naskah cerita dapat disertai ilustrasi buatan sendiri.

Pengiriman Naskah:


  1. Naskah cerita dikirim sebanyak empat rangkap dengan dilampiri;
    • biodata (termasuk alamat lengkap yang terjangkau layanan pos dan nomor telepon yang dapat dihubungi),
    • fotokopi kartu tanda penduduk (KTP),
    • surat keterangan mengajar dari kepala sekola/ lembaga pendidikan, dan
    • surat pernyataan keaslian karya bermaterai Rp.6.000,-.

  1. Peserta dapat mengirim naskah sebanyak-banyaknya tiga judul karya.
  2. Naskah dapat diserahkan secara langsung atau dikirimkan melalui pos.
  3. Naskah diterima panitia selambat-lambatnya 29 Agustus 2016 (per tanggal pengiriman).


Untuk informasi lebih lengkap silakan lihat pada tautan di bawah

Brosur Sayembara Cerita Anak 2016.jpg
Blog Bermuatan Media Informasi Bagi Guru Matematika SMA, Siswa dan Umum
Sebagai salah satu upaya pemerintah dalam merealisasikan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 41, ayat (3) untuk “...memfasilitasi satuan pendidikan dengan pendidik dan tenaga kependidikan yang diperlukan untuk menjamin terselenggaranya pendidikan yang bermutu”. Pendidikan yang bermutu adalah pendidikan yang berfungsi untuk menyiapkan peserta didik agar dapat menghadapi tantangan perubahan dalam kehidupan lokal, nasional, dan global melalui pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, dan menyenangkan. Untuk menstimuli guru dalam mengembangkan pembelajaran yang aktif, inovatif dan kreatif sesuai dengan perkembangan jaman, maka pemerintah perlu menyelenggarakan program–program yang sesuai, yang mampu meningkatkan semangat berinovasi bagi guru.
 
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Pasal 14, ayat (1), huruf d menyatakan bahwa dalam melaksanakan tugas keprofesionalan, guru berhak memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kompetensi. Peningkatan kompetensi guru SMA dan SMK tersebut dapat dilaksanakan melalui berbagai upaya, salah satu diantaranya yaitu melalui Lomba Inovasi Pembelajaran Guru Pendidikan Menengah.

Lomba Inovasi Pembelajaran Guru Pendidikan Menengah dipandang sangat penting dan diperlukan karena hal ini akan memacu guru–guru untuk meningkatkan kreativitas dan prestasi. Lomba pembelajaran inovatif diyakini dapat menggerakkan, menyemangati, dan mendorong guru untuk meningkatkan prestasi dan pada gilirannya berdampak pada kualitas siswa karena memperoleh metode pembelajaran yang baik.

Berkenaan dengan hal itu, Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia akan melaksanakan Lomba Inovasi Pembelajaran Guru Pendidikan Menengah Tingkat Nasional Tahun 2016, yang diperuntukkan bagi 2 (dua) guru SMA dan SMK. Penyelenggaraan lomba tersebut dimaksudkan untuk mendorong peningkatan profesionalisme guru dalam pembelajaran. Pada gilirannya, pelaksanaan lomba tersebut diharapkan dapat meningkatkan kinerja guru dalam pengelolaan pembelajaran, sehingga dapat mewujudkan lulusan yang bermutu, produktif, kreatif, inovatif, dan memiliki daya saing global.

Ketentuan Mengikuti Lomba Inovasi Pembelajaran Guru Pendidikan Menengah
1. Guru SMA dan SMK, PNS/Non PNS di Sekolah Negeri maupun Swasta yang masih aktif dengan melampirkan surat rekomendasi dari Kepala Sekolah;

2. Setiap guru hanya diijinkan mengirim 1 (satu) naskah karya ilmiah inovatif;

3. Karya tulis ilmiah yang dikirim berupa Proposal yang inovatif dengan metode Experiment (eksperimen) dan Research and Development (Penelitian dan Pengembangan);

4. Hasil penelitian dapat berupa produk baru dan cara mengajarkannya, media pembelajaran, model dan metode pembelajaran, model/buku ajar inovatif, sistem evaluasi dan lain-lain yang sejenis;

5. Belum pernah masuk sebagai nominasi maupun menjadi pemenang karya terbaik pada lomba sejenis Tingkat Nasional di tahun 2013, 2014, dan 2015 (misalnya: sebagai nominasi dan/atau pemenang/karya terbaik pada lomba KIIP Tahun 2015);

6. Tidak mengajukan karya inovasi yang sama pada kegiatan sejenis yang dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;

7. Bukan merupakan penelitian tesis, atau penelitian yang telah dipublikasikan sebelum kegiatan ini;

8. Karya inovasi harus asli (betul-betul dibuat sendiri oleh peserta dan bukan hasil plagiat);
 
9. Karya tulis ilmiah harus memenuhi ketentuan sebagai berikut:
a. ukuran kertas A4;
b. orientasi portrait;
c. garis tepi (margin) atas 3 cm, kiri 3 cm, bawah 2,5 cm, dan kanan 2,5 cm;
d. jenis huruf (font) Arial/Albertus Mt LT;
e. ukuran huruf 12pt;
f. diketik dengan jarak 1,5 spasi;
g. menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar;
h. jumlah halaman naskah minimum 20 (dua puluh) halaman dan maksimum 40 (empat puluh) halaman;
i. dilampirkan surat “Pernyataan Keaslian” yang disahkan Kepala Sekolah;
j. melampirkan biodata atau CV penulis;
k. lampiran-lampiran dapat dipindai (scan) dan disisipkan dalam bentuk gambar;

10. Karya dikirim ke www.kesharlindungdikmen.com/inobel dalam format PDF dengan besaran dokumen/file tidak lebih dari 5 MB;

11. Karya yang telah dikirim menjadi hak milik panitia.


Informasi selengkapnya dapat Anda unduh dalam versi PDF disini.
Blog Bermuatan Media Informasi Bagi Guru Matematika SMA, Siswa dan Umum
Dalam rangka memperingati ulang tahun ke-270, PT. Pos Indonesia mengajak pelajar Indonesia baik itu jenjang SMP dan SMA dan sederajat untuk ikutan lomba menulis yang bertema Aku dan Pos Indonesia. 
Dalam penulisan artikel ada beberapa aspek yang perlu dimuat:

  1. Apa yang kamu ketahui tentang Pos Indonesia;
  2. Relevansi layanan pos indonesia bagi remaja
  3. Saran perbaikan atau pengembangan bisnis yang dapat dilakukan Pos Indonesia
Untuk lebih lengkapnya bisa melihat pada poster dibawah ini:

Blog Bermuatan Media Informasi Bagi Guru Matematika SMA, Siswa dan Umum
Guru merupakan pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada jalur pendidikan formal. Sebagai pendidik profesional, guru dituntut memiliki kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional/akademik, dan sosial, sesuai dengan standar nasional pendidikan. Selaras dengan kebijakan pembangunan yang meletakkan pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas pembangunan nasional, maka kedudukan dan peran guru semakin bermakna strategis dalam mempersiapkan SDM yang berkualitas untuk menghadapi era global. 

Era global menuntut SDM yang bermutu tinggi dan siap berkompetisi, baik pada tataran nasional, regional, maupun internasional di bidang Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA), Ilmu-ilmu Sosial, bahasa, dan Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (Penjasorkes). Sejalan dengan itu, guru yang profesional merupakan salah satu determinan utama peningkatan mutu proses dan hasil pembelajaran.


Lomba OSN Guru
Untuk mewujudkan harapan tersebut di atas, Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan Olimpiade Guru Nasional (OGN). Kegiatan OGN tahun 2016 diikuti oleh guru SMA/SMK untuk mata pelajaran Matematika, Fisika, Biologi, Kimia, Ekonomi, Sosiologi, Geografi, Sejarah, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Penjasorkes. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memotivasi guru untuk meningkatkan kompetensinya.

Mata pelajaran yang dilombakan dalam Olimpiade Guru Nasional adalah Matematika, Fisika, Biologi, Kimia, Ekonomi, Sosiologi, Geografi, Sejarah, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Penjasorkes untuk guru SMA/SMK.

Sasaran kegiatan OGN adalah guru yang bertugas di satuan pendidikan negeri dan swasta. Guru yang dimaksud adalah guru SMA/SMK yang mengampu mata pelajaran Matematika, Fisika, Biologi, Kimia, Ekonomi, Sosiologi, Geografi, Sejarah, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Penjasorkes. Jumlah guru SMA/SMK yang akan menjadi finalis OGN tingkat nasional sebanyak 204 orang, terdiri dari: 
  1. Guru Matematika 
  2. Guru Fisika 
  3. Guru Biologi 
  4. Guru Kimia 
  5. Guru Ekonomi 
  6. Guru Sosiologi 
  7. Guru Geografi 
  8. Guru Sejarah 
  9. Guru Bahasa Indonesia 
  10. Guru Bahasa Inggris 
  11. Guru Penjasorkes 

Persyaratan peserta lomba Olimpiade Guru Nasional (OGN) SMA SMK Tahun 2016

1. Persyaratan Administrasi

a. Guru SMA/SMK yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) atau bukan PNS yang memiliki Surat Keputusan sebagai guru tetap yayasan (GTY), yang mengajar di satuan pendidikan di bawah binaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 
b. Mempunyai Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK). 
c. Tidak sedang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam proses pengangkatan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam transisi alih tugas ke unit kerja di luar satuan pendidikan. 
d. Mempunyai masa kerja sebagai guru SMA/SMK secara terus-menerus, sekurang-kurangnya 4 (empat) tahun dibuktikan dengan SK CPNS atau SK Pengangkatan bagi guru bukan PNS. 
e. Belum pernah meraih medali emas, perak, atau perunggu pada OSN-Guru. 
f. Tidak menjadi finalis OSN-Guru tingkat nasional selama 3 tahun berturutturut. 
g. Memiliki kualifikasi akademik minimal sarjana (S1) Pendidikan/Nonkependidikan. 
h. Bidang lomba yang diikuti sesuai dengan tugas yang diampu. 
i. Untuk seleksi tingkat nasional peserta wajib menyerahkan: 
  1. Risalah akademik disertai dengan bukti-bukti yang esensial, dan 
  2. Karya ilmiah/karya pengembangan profesi/praktik pembelajaran terbaik (best practices)atau karya inovatif terbaik perorangan yang pernah dihasilkan (bukan skripsi, tesis atau disertasi) lima tahun terakhir, dilengkapi dengan pernyataan dan tanda tangan di atas materai tentang keaslian karya tersebut. 

2. Persyaratan Akademik

a. Guru yang unggul dilihat dari kompetensi pedagogik dan profesional: 
  1. Kompetensi pedagogik yaitu pemahaman terhadap peserta didik, perancangan dan pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar, dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya; 
  2. Kompetensi profesional yaitu tingkat penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam, yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya, serta penguasaan terhadap struktur dan metode keilmuannya. 

b. Guru yang menghasilkan karya pengembangan profesi atau karya inovatif dalam meningkatkan mutu pembelajaran.

Selengkapnya informasi di atas, silakan unduh disini.